Beko Diduga Beroperasi di Gunung Singgah Mata, Warga Tuntut Pemodal dan Pemilik Alat Berat Diusut

INFO BHAYANGKARA

Minggu, 27 September 2026 - 10:33

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE – Kemarahan warga Tangse, Mane, dan Geumpang, Kabupaten Pidie, kembali meledak. Mereka menyoroti dugaan aktivitas tambang ilegal di kawasan Gunung Singgah Mata yang disebut telah menggunakan alat berat jenis ekskavator (beko).

Warga menilai masuknya alat berat ke kawasan hutan merupakan persoalan serius. Mereka khawatir pengerukan tanah dan pembukaan kawasan akan merusak hutan, mengganggu sumber air, serta meningkatkan risiko longsor dan banjir.

“Beko sudah masuk ke gunung! Mana Polres Pidie? Mana Kasat Reskrim? Kalau benar ilegal, kenapa masih bisa beroperasi? Kami meminta Kapolri turun tangan dan mengevaluasi Kapolres serta Kasat Reskrim Pidie!” ujar warga dengan nada kecewa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga juga mendesak aparat mengusut tuntas siapa pemilik alat berat, pemodal, serta pihak yang berada di balik aktivitas tersebut. Dugaan adanya “cukong” atau pihak yang membekingi harus dibuktikan melalui penyelidikan, bukan dibiarkan menjadi tanda tanya.

Bagi masyarakat, persoalan ini menyangkut masa depan hutan dan keselamatan warga.

Jika kerusakan kawasan hutan dibiarkan, masyarakat khawatir dampaknya dapat berupa banjir bandang, longsor, kerusakan sumber air, hingga kekeringan.

Karena itu, warga menyatakan sikap tegas:

TOLAK TAMBANG ILEGAL DI GUNUNG SINGGAH MATA!

Mereka juga menyampaikan tiga tuntutan kepada Kapolri:

1. COPOT KAPOLRES PIDIE DAN KASAT RESKRIM PIDIE!
Warga meminta evaluasi dan pertanggungjawaban atas penanganan dugaan aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut.

2. TURUNKAN BARESKRIM DAN PROPAM MABES POLRI KE PIDIE!
Warga meminta pemeriksaan dilakukan secara transparan, termasuk terhadap dugaan pembiaran apabila nantinya ditemukan bukti.

3. SITA ALAT BERAT DAN USUT PEMODALNYA!
Jika terbukti digunakan untuk aktivitas pertambangan ilegal, warga meminta alat berat diamankan dan seluruh pihak yang terlibat diproses sesuai hukum.

Kini masyarakat menunggu tindakan nyata, bukan sekadar janji.

Pertanyaannya sederhana:
Jika benar ada tambang ilegal dan alat berat sudah masuk kawasan hutan, siapa yang bertanggung jawab?

Warga Tangse, Mane, dan Geumpang meminta pemerintah serta aparat penegak hukum jangan membiarkan masyarakat berjuang sendirian menyelamatkan Gunung Singgah Mata.

Berita Terkait

Pidie Rayakan Usia ke-515, Alue Pigoe Terbakar: Siapa Peduli Nasib Buruh yang Kehilangan Penghasilan?
Aktivitas Tambang Ilegal di Geumpang Kembali Terungkap dalam Video, Nama Wakil Bupati Disinggung, Dugaan Diminta Dibuktikan
Geumpang dan Ancaman Tambang Emas Ilegal, Siapa Bertanggung Jawab atas Lubang Tambang dan Potensi Pencemaran Lingkungan?
Polres Pidie Gelar Upacara Hari Juang Polri, Kobarkan Semangat Pengabdian dan Keteladanan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:01

Polisi Bersama Masyarakat, Polres Simalungun Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara ke Siswa SMP Negeri 1 Dolok Panribuan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:52

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar Jumat Curhat dan Jumat Berkah di Mariah Jambi, Tampung Keluhan hingga Bagikan Bansos

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:54

*Rumah yang Dijadikan Bengkel Pembuatan Steling Disergap, Kasat Resnarkoba Pimpin GSN di Tanjung Morawa*

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:32

Lapas Labuhan Ruku Tingkatkan Pembinaan Kemandirian Warga Binaan Melalui Kegiatan Sortir Ikan Lele

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:38

Cegah Kemacetan, Subsatgas Samapta Ops Mandalika Atur Lalu Lintas di Kawasan Kute Mandalika

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:26

*Belajar dari Bappelitbangda Tangsel, Peserta PKP Dalami Kepemimpinan Berbasis Kinerja dan Inovasi SISTARI*

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:30

Mari Wujudkan Kepatuhan Lalu Lintas Dengan Selalu Mengutamakan Keselamatan Bersama Satlantas Polres Pematang Siantar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:53

Mantapkan Mekanisme Clearance Pejabat BUMD, Pemko Tanjungbalai Ikuti Sosialisasi Pelayanan Clearance

Berita Terbaru